Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tugas Kuliah Tentang Analisis Data

1. Pengertian Analisis Data.

Analisis data diartikan sebagai upaya mengolah data menjadi informasi, sehingga karakteristik atau sifat-sifat data tersebut dapat dengan mudah dipahami dan bermanfaat untuk menjawab masalah-masalah yang berkaitan dengan kegiatan penelitian.

2. Tujuan Analisis Data.

Mendeskripsikan data, biasanya dalam bentuk frekuensi, ukuran tendensi sentral maupun ukuran dispersi, sehingga dapat dipahami karakteristik datanya.

3. Langkah-langkah dan Prosedur Analisis Data.

Tahap pertama, pengumpulan data.Yakni mengumpulkan data yang akan dianalsis.
Tahap kedua, editing. Yakni memeriksa kejelasan maupun kelengkapan
mengenai pengisian instrumen pengumpulan data.
Tahap ketiga adalah koding. Yakni melakukan proses identifikasi dan proses
klasifikasi dari tiap ¬tiap pernyataan yang terdapat pada instrumen pengumpulan data.
Tahap keempat adalah tabulasi. Yakni mencatat ataupun entri data kedalam tebel¬
tabel induk penelitian.
Tahap kelima, pengujian. Pada tahap ini data akan diuji kualitasnya yaitu menguji validitas maupun realiabilitas instrumen
Tahap keenam, tahap mendeskripsikan data. Menyajikan dalam bentuk tabel frekuensi ataupun diagram dalam berbagai macam ukuran tendensi sentral maupun ukuran dispersi.
Tahap ketujuh, pengujian hipotesis. Adalah tahapan pengujian terhadap proposisi apakah ditolak atau bisa diterima dan memiliki makna atau tidak.

4. Macam-macam Analisis Data.

a. Analisis Korelasi, ada 3 jenis yaitu:

- Analisis Korelasi Simetris

Apabila sebuah variabel berhubungan dengan variabel yang lain, tetapi adanya variabel tersebut bukan disebabkan atau bukan dipengaruhi oleh variabel yang lain, hubungan yang demikian disebut hubungan simetris.

- Analisis Korelasi Asimetris

Terdapat juga sejenis hubungan antara variabel di mana satu variabel mempengaruhi variabel yang lain, tetapi hubungan tersebut tidak timbal balik. Hubungan tersebut dapat berasal dari hubungan antar konsep.

- Analisis Korelasi Timbal Balik

Di samping hubungan simetris dan asimetris, ada jenis korelasi lainnya yang dapat dianalisis. Hubungan tersebut dinamakan hubungan timbal balik. Jika ada dua buah variabel X dan Y yang berhubungan, maka hubungan antara X dan Y tersebut mempunyai hubungan timbal balik, jika hubungannya mempunyai dua arah.

b. Analisis Sosiometrik, adalah analisis dalam mengadakan pilihan. 

Pilihan tersebut, dapat saja mengenai pilihan terhadap orang, terhadap partai politik, pilihan terhadap kelompok minoritas, pilihan terhadap pengaruh, pilihan terhadap garis komunikasi dan sebagainya.

c. Analisis Semantik. 

Dalam analisa perbedaan semantis, peneliti dihadapkan kepada kajian skala yang telah diberikan pada sifat-sifat bipolar, baik dalam kategori evaluasi, potensi ataupun kegiatan. Hasil skor rata-rata dari konsep menurut skala tertentu, dituangkan dalam sebuah matriks A, dimana unsur aij merupakan skor dari faktor i, dengan konsep j, dan i diletakkan pada jajar (baris), sedangkan konsep diletakkan pada kolom.

d. Analisis Kuantitatif. 

Analisis kuantitatif dalam suatu penelitian dapat didekati dari dua sudut pendekatan, yaitu analisis kuantitatif secara deskriptif, dan analisis kuantitatif secara inferensial. Masing-masing pendekatan ini melibatkan pemakaian dua jenis statistik yang berbeda. Yang pertama menggunakan statistik deskriptif dan yang kedua menggunakan stastistik inferensial. Kedua jenis statistik ini memiliki karakteristik yang berbeda, baik dalam hal teknik analisis maupun tujuan yang akan dihasilkannya dari analisisnya itu.

Arga Afik Masa kecil bersama simbah, suka berkelana di sawah, tidak begitu mewah tetapi sangat indah!