Khusus Tentang Reksadana | Dasar Hingga Untung
Secara umum pendapatan masyarakat disaat pandemi kebanyakan turun, banyak yang terkena PHK, hingga banyak pekerjaan berhenti karena pandemi. Namun tetap ada sektor pekerjaan yang malah membaik akibat pandemi. Semoga Kita dalam golongan yang bersyukur.
Kali ini saya akan membahas tentang langkah tepat yang mungkin akan baru Anda rasakan beberapa bulan hingga beberapa tahun kedepan. Yaitu reksadana, investasi jangka panjang yang banyak meyakini lebih baik daripada deposito. Dalam situasi pandemi seperti ini harga saham banyak mengalami penurunan, setuju dong. Sebagai contoh pada hari ini artikel saya terbitkan, harga saham pada BNI-AM Indeks IDX30 mengalami penurunan -24.24%. Mari kita berandai dan pada sejarahnya saham tersebut akan membaik, seperti yang kita ketahui bahwa sekarang pada masa pandemi wajar saja jika saham terjadi penurunan, saya meyakini hal itu akan membaik setelah pandemi berakhir dan mungkin tidak sampai pandemi berakhir saham sudah mulai naik, dengan penurunan yang cukup tajam tentu kita berharap suatu saat akan normal kembali bahkan lebih dari normal, saat yang tepat untuk menjual atau menahan saham tersebut.
Oh ya mari kita bahas terlebih dahulu mengenai reksadana, jangan kemana-mana. Atau kamu bisa berlangganan artikel saya melalui form dibawah artikel ini.
Apa itu reksadana?
Reksadana merupakan tempat pengelolaan dana atau modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen investasi yang tersedia di pasar. Lebih mudahnya reksadana yaitu tempat dimana terkumpulnya dana dari masyarakat untuk membeli saham atau apa yang dipilih, iuran gitu.
Menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27): “Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi.”
Dari kedua definisi di atas, terdapat empat unsur penting dalam pengertian Reksadana yaitu:
- Reksadana merupakan kumpulan dana dari pemilik (investor).
- Diinvestasikan pada efek yang dikenal dengan instrumen investasi.
- Reksadana tersebut dikelola oleh manajer investasi.
- Reksadana tersebut merupakan instrumen jangka menengah dan panjang
Pada reksadana, manajemen investasi mengelola dana-dana yang ditempatkannya pada surat berharga dan merealisasikan keuntungan ataupun kerugian dan menerima dividen atau bunga yang dibukukannya ke dalam "Nilai Aktiva Bersih" (NAB) reksadana tersebut.
NAB (Nilai Aktiva Bersih) merupakan salah satu tolak ukur dalam memantau hasil dari suatu Reksa Dana, NAB adalah nilai yang menggambarkan total kekayaan bersih Reksa Dana setiap harinya. Produk Reksadana dijual dalam satuan unit, Reksadana memungkinkan investor membeli dalam jumlah unit, maupun dalam Rupiah yang dikonversi dalam unit. NAB per saham/unit penyertaan (NAB/UP) adalah harga wajar dari portofolio suatu Reksadana setelah dikurangi biaya operasional kemudian dibagi jumlah saham/unit penyertaan yang telah beredar (dimiliki investor) pada saat tersebut. Nilai ini berubah-ubah setiap harinya dan dipengaruhi oleh transaksi pembelian dan penjualan Reksa Dana oleh para investor, harga pasar dari aset Reksa Dana dan perubahan dana kelolaan.
Kekayaan reksadana yang dikelola oleh manajer investasi tersebut wajib untuk disimpan pada bank kustodian yang tidak terafiliasi dengan manajer investasi, di mana bank kustodian inilah yang akan bertindak sebagai tempat penitipan kolektif dan administratur.
Gimana sudah paham tentang apa itu reksadana kan. Lalu bagaimana cara kerja reksadana? Yuk lanjut
Cara kerja reksadana?
Manajer investasi menghimpun dana kemudian total dana yang dihimpun diinvestasikan ke beberapa instrumen investasi seperti pasar uang, saham dan obligasi. Secara berkala nasabah akan menerima laporan investasi. Jadi ada orang yang emang mempelajari dan mendalami investasi, nah tugas dari manajer investasi tersebut mengelola atau memperjuangkan agar nasabah mendapatkan keuntungan. Lebih jelasnya lanjut yuk
Apa yang menjadi tugas seorang Manajer Investasi Reksa Dana? Manajer Investasi Reksa Danamemiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengelola kumpulan dana investasi yang berasal dari para investor, sehingga menghasilkan keuntungan yang maksimal.
Nantinya Manajer Investasi Reksa Dana yang akan memutuskan dan memilih instrumen investasi dimana dana-dana tersebut akan ditempatkan, seperti deposito, surat berharga atau obligasi, dan saham, yang nantinya akan menjadi sebuah portofolio investasi.
Dengan kata lain, seorang investor reksa dana menyerahkan semua hal yang berkaitan dengan keputusan investasi secara penuh kepada Manajer Investasi Reksa Dana. Oleh karena itu, kinerja dari reksa dana sangat dipengaruhi oleh kepiawaian dari Manajer Investasi Reksa Dana dalam meracik ataupun mengelola sebuah portfolio investasi.
Manajer investasi Reksa Dana dalam mengelola dana investasi berpedoman pada poin-poin yang terdapat di prospektus reksa dana.
Kewajiban Manajer Investasi Reksa Dana adalah menghitung dan melaporkan nilai investasi reksa dana pada para investor setiap harinya, sehingga investor dapat mengetahui berapa posisi nilai investasinya pada reksa dana yang dibelinya. Dari laporan manajer investasi Reksa Dana ini, para investor dapat mengevaluasi kinerja reksa dana.
Atas tugas dan kewajiban manajer investasi Reksa Dana, seorang manajer investasi akan mendapatkan fee atau bayaran, yang dihitung berdasarkan persentase yang telah ditentukan dari nilai aset yang harus dikelola dan dicantumkan terbuka pada prospektus reksa dana yang dapat dibaca semua calon investor saat atau sebelum membeli reksa dana.
Setelah mengetahui apa itu reksadana dan bagaimana cara kerjanya, mari kita lanjut tentang jenis-jenis reksadana dan selanjutnya risiko dalam reksadana, tentu masih ada selanjutnya, saya berharap artikel ini dapat membuat pembaca lebih memahami apa itu reksadana.
Jenis-jenis reksadana?
Reksadana Saham
Reksadana saham adalah reksadana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat ekuitas (saham). Efek saham umumnya memberikan potensi hasil yang lebih tinggi berupa capital gain melalui pertumbuhan harga-harga saham dan deviden. Reksadana saham memberikan potensi pertumbuhan nilai investasi yang paling besar demikian juga dengan risikonnya. Reksadana saham adalah jenis reksadana yang sangat tepat untuk jangka 5 tahun lebih seperti yang saya bahas pada awal artikel ini.
Reksadana Campuran
Reksadana campuran adalah reksadana yang melakukan investasi dalam efek ekuitas dan efek hutang yang perbandingannya tidak termasuk dalam kategori reksadana pendapatan tetap dan reksadana saham. Potensi hasil dan risiko reksadana campuran secara teoretis dapat lebih besar dari reksadana pendapatan tetap namun lebih kecil dari reksadana saham.
Reksadana Pendapatan Tetap
Reksadana pendapatan tetap adalah reksadana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat hutang. Pertumbuhan nilai investasi dan risiko investasi dari reksadana jenis ini lebih rendah daripada reksadana campuran atau saham.
Reksadana Pasar Uang
Reksadana pasar uang adalah reksadana yang melakukan investasi 80% pada efek pasar uang yaitu efek hutang yang berjangka kurang dari satu tahun, seperti SBI, deposito. Reksadana pasar uang merupakan reksadana dengan risiko terendah yang memberikan return pertumbuhan terbatas. Reksadana pasar uang merupakan reksadana yang tepat untuk jangka waktu dibawah 1 tahun.
Reksadana Index
Reksadana Index adalah reksadana yang isinya adalah sebagian besar dari index tertentu (tidak semua, yang penting merefleksikan index tersebut) dan dikelola secara pasif, artinya tidak melakukan jual beli di bursa, kecuali ada subscription baru atau redemption, oleh karenanya reksadana index biasanya keuntungan dan kerugiannya sejalan dengan index tersebut (jika ada selisih, biasanya selisihnya kecil). Jika reksadana tersebut diperjualbelikan di bursa, maka disebut Exchange Traded Fund (ETF) dan harganya berfluktuasi tiap detiknya, sehingga sebenarnya mirip saham. Keduanya, baik reksadana index maupun ETF disebut pengelolaaan dana index dan di Amerika Serikat pada tahun 2013, mencakup 18,4% dari seluruh pengelolaan dana bersama (mutual funds).
Bingung mau pilih yang mana? Tenang aja diakhir artikel ini saya akan menjelaskan sebuah aplikasi pintar yang akan menentukan mana yang tepat untuk anda, yang perlu anda lakukan hanya mengikuti survei. Dan tidak terikat, anda juga bisa menentukannya sendiri. Tetap lanjut yuk, kita bahas dulu tentang resiko yang ada pada reksadana.
Risiko investasi reksadana
Risiko menurunnya NAB (Nilai Aktiva Bersih) Unit Penyertaan
Penurunan ini disebabkan oleh harga pasar dari instrumen investasi yang dimasukkan dalam portofolio Reksadana tersebut mengalami penurunan dibandingkan dari harga pembelian awal. Penyebab penurunan harga pasar portofolio investasi Reksadana bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya akibat kinerja bursa saham yang memburuk, terjadinya kinerja emiten yang memburuk, situasi politik dan ekonomi yang tidak menentu, dan masih banyak penyebab fundamental lainnya.
Risiko Likuiditas
Potensi risiko likuiditas ini bisa terjadi apabila pemegang Unit Penyertaan reksadana pada salah satu Manajer Investasi tertentu ternyata melakukan penarikkan dana dalam jumlah yang besar pada hari dan waktu yang sama. Istilahnya, Manajer Investasi tersebut mengalami rush (penarikan dana secara besar-besaran) atas Unit Penyertaan reksadana. Hal ini dapat terjadi apabila ada faktor negatif yang luar biasa sehingga memengaruhi investor reksadana untuk melakukan penjualan kembali Unit Penyertaan reksadana tersebut. Faktor luar biasa tersebut di antaranya berupa situasi politik dan ekonomi yang memburuk, terjadinya penutupan atau kebangkrutan beberapa emiten publik yang saham atau obligasinya menjadi portofolio Reksadana tersebut, serta dilikuidasinya perusahaan Manajer Investasi sebagai pengelola Reksadana tersebut.
Risiko Pasar
Risiko Pasar adalah situasi ketika harga instrumen investasi mengalami penurunan yang disebabkan oleh menurunnya kinerja pasar saham atau pasar obligasi secara drastis. Istilah lainnya adalah pasar sedang mengalami kondisi bearish, yaitu harga-harga saham atau instrumen investasi lainnya mengalami penurunan harga yang sangat drastis. Risiko pasar yang terjadi secara tidak langsung akan mengakibatkan NAB (Nilai Aktiva Bersih) yang ada pada Unit Penyertaan Reksadana akan mengalami penurunan juga. Oleh karena itu, apabila ingin membeli jenis Reksadana tertentu, Investor harus bisa memperhatikan tren pasar dari instrumen portofolio Reksadana itu sendiri.
Risiko Default
Risiko Default terjadi jika pihak Manajer Investasi tersebut membeli obligasi milik emiten yang mengalami kesulitan keuangan padahal sebelumnya kinerja keuangan perusahaan tersebut masih baik-baik saja sehingga pihak emiten tersebut terpaksa tidak membayar kewajibannya. Risiko ini hendaknya dihindari dengan cara memilih Manajer Investasi yang menerapkan strategi pembelian portofolio investasi secara ketat.
Setelah membahas risiko tentu saya akan juga membahas manfaatnya juga, tetap lanjut yuk sedikit lagi
Manfaat investasi reksadana
Dikelola oleh manajemen profesional
Pengelolaan portofolio suatu Reksa Dana dilaksanakan oleh Manajer Investasi yang memang mengkhususkan keahliannya dalam hal pengelolaan dana. Peran Manajer Investasi sangat penting mengingat Pemodal individu pada umumnya mempunyai keterbatasan waktu, sehingga tidak dapat melakukan riset secara langsung dalam menganalisis harga efek serta mengakses informasi ke pasar modal.
Diversifikasi investasi
Diversifikasi atau penyebaran investasi yang terwujud dalam portofolio akan mengurangi risiko (tetapi tidak dapat menghilangkan), karena dana atau kekayaan Reksa Dana diinvestasikan pada berbagai jenis efek sehingga risikonya pun juga tersebar. Dengan kata lain, risikonya tidak sebesar risiko bila seorang membeli satu atau dua jenis saham atau efek secara individu.
Transparansi informasi
Reksa Dana wajib memberikan informasi atas perkembangan portofolionya dan biayanya secara kontinu sehingga pemegang Unit Penyertaan dapat memantau keuntungannya, biaya, dan risiko setiap saat. Pengelola Reksa Dana wajib mengumumkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) nya setiap hari di surat kabar serta menerbitkan laporan keuangan tengah tahunan dan tahunan serta prospektus secara teratur sehingga Investor dapat memonitor perkembangan investasinya secara rutin.
Likuiditas yang tinggi
Agar investasi yang dilakukan berhasil, setiap instrumen investasi harus mempunyai tingkat likuiditas yang cukup tinggi. Dengan demikian, Pemodal dapat mencairkan kembali Unit Penyertaannya setiap saat sesuai ketetapan yang dibuat masing-masing Reksadana sehingga memudahkan investor mengelola kasnya. Reksadana terbuka wajib membeli kembali Unit Penyertaannya sehingga sifatnya sangat likuid.
Biaya Rendah
Karena reksadana merupakan kumpulan dana dari banyak pemodal dan kemudian dikelola secara profesional, maka sejalan dengan besarnya kemampuan untuk melakukan investasi tersebut akan menghasilkan pula efisiensi biaya transaksi. Bahkan saya akan membahas investasi hanya dengan mulai 10 ribu, lebih mahal rokok Chief :)
Setelah kita membahas pengertian, cara kerja, jenis, risiko, dan manfaat. Lanjut ke contoh kasus yuk
Saat ini cukup banyak aplikasi yang memudahkan kita investasi, dalam hal reksadana aplikasi tersebut sudah memfilter manajer investasi yang patut ditampilkan dalam aplikasinya, tentu manajer investasi yang memiliki latar belakang yang sangat handal. Kita bahkan tidak perlu memilih sendiri, saya akan memperkenalkan robo advisor, teknologi canggih yang akan memilihkan kepada pilihan yang tepat.
Contoh kasus
Saya merekomendasikan sebuah aplikasi reksadana yang sangat canggih. Yaitu Bibit, kenapa saya rekomendasikan? Coba lanjut yuk
Apa itu Bibit?
Bibit adalah aplikasi reksadana online yang membantu anda memilih reksadana terbaik.
Apakah Bibit aman? Pasti, karena diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi anda jangan sampai berinvestasi ke reksadana bodong. Lalu apa sih keuntungan membeli reksadana melalui Bibit? Bibit menawarkan 7 keuntungan hebat, apa saja?
Keuntungan investasi reksadana melalui aplikasi Bibit
Bibit menggunakan teknologi pendekatan Teori Modern Portfolio yang diperkenalkan oleh ekonom Harry Markowitz yang sudah terbukti dapat menjaga resiko dan memaksimalkan keuntungan kamu lewat diversifikasi.
Setiap orang mempunyai profil yang berbeda. Bibit membantu menempatkan uang anda ke portfolio reksadana yang khusus dibuat untuk anda sesuai dengan umur, penghasilan dan toleransi anda terhadap resiko. Secara otomatis.
Pilihan Reksa Dana Terbaik
Reksa Dana Pasar Uang. Reksa Dana Obligasi. Reksa Dana Saham. Reksa Dana Campuran. Seringkali membuat kita bingung untuk pilih yang mana. Aplikasi Bibit membantu kamu untuk memilih Reksa Dana terbaik sesuai dengan tujuan investasi dan profil resiko kamu.
GRATIS Biaya Komisi
Saya menyadari salah satu hal yang membuat banyak orang malas berinvestasi adalah karena banyaknya fee terselubung yang harus dibayar oleh investor. Berbeda dengan Bibit, biaya untuk berinvestasi di bibit adalah Rp 0 alias GRATIS. Semua investasi reksa dana di Bibit GRATIS biaya akun, komisi dan biaya transaksi. Asik kan?
Tidak Kena Pajak
Berbeda dengan investasi properti dan emas, keuntungan dari reksa dana bukan merupakan objek pajak. Sudah GRATIS biaya transaksi, keuntungan dari investasi tidak kena pajak lagi.
Pembukaan Rekening Tanpa Ribet
Pembukaan rekening dilakukan secara digital dan dapat diselesaikan dalam hitungan menit. Tanpa formulir dan tanpa ribet. Ini yang membuat saya merekomendasikan Bibit, daftar hanya hitungan menit.
Cairkan Dana Investasi Kapan Saja
Tiba-tiba butuh untuk mencairkan dana investasi karena ada kebutuhan mendadak? Tenang, kamu bisa mencairkan dana investasi kamu kapanpun dengan cepat.
Mulai Investasi Cuma Butuh 10 Ribu Rupiah
Salah satu hambatan untuk berinvestasi adalah pandangan bahwa investasi itu membutuhkan modal yang besar. Tapi, dengan Bibit kamu cuma butuh 10 ribu untuk mulai berinvestasi. Kami percaya kunci dari investasi adalah soal konsistensi untuk rutin menyisihkan sebagian penghasilan kamu setiap bulannya, bukan persoalan harus memiliki modal yang besar diawal. Seperti yang sudah saya singgung diatas, di Bibit kamu bisa memulai dari 10 ribu, lebih murah dari rokok sebungkus.
Terdaftar dan Diawasi oleh OJK
Bibit sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Kamu bisa lihat bukti legalitas Bibit di website resmi OJK.
Bibit dirancang khusus untuk membantu kamu memulai investasi terlepas dari umur, penghasilan, tujuan investasi, tingkat pemahaman terkait investasi. Karena Bibit percaya semua orang punya kesempatan yang sama untuk bisa berinvestasi dengan mudah. Sudah tidak ada lagi alasan untuk menunda investasi kan?
Apa kamu berpikir bagaimana jika nanti Bibit tutup? Kemana investasi saya? Tenang, Bibit tidak menyimpan dana kamu. Dana yang kamu investasikan ditransfer langsung ke kustodian bank dan dikelola oleh perusahaan berlisensi OJK. Dana hanya dapat dicairkan ke rekening atas nama kamu.
Mulai aja dulu. Walaupun hanya dengan 10 ribu. Saya berikan contoh jika kamu mulai berinvestasi reksadana saham hanya dengan 10 ribu.
Hari ini saat anda membeli reksadana saham dengan harga 2.000/unit maka kamu mendapatkan 5 unit saham. Nah dalam jangka waktu satu tahun ternyata saham yang anda miliki mengalami kenaikan dengan harga 4.000 dan kamu memutuskan untuk menjual semua saham anda. Tinggal dikalikan 5 x 4.000 = 20.000 artinya anda mendapatkan keuntungan 10.000 dalam waktu satu tahun.
Lalu apa bisa rugi? Tentu bisa, itulah fungsinya aplikasi Bibit tidak sembarang memilih manajer investasi, Bibit akan mengurutkan dari yang terbaik buat anda, menyesuaikan profil anda sendiri.
Aplikasi Bibit memiliki tampilan yang indah dan sangat mudah digunakan, pendaftaran yang sangat mudah dan aman, bisa memulai hanya dengan 10 ribu, dan bisa membeli reksadana melalui banyak pilihan pembayaran yang membuat saya rekomendasikan kepada anda, dengan kemudahan pembayaran dan penarikan tentunya akan mempernyaman kita dalam melakukan investasi.
Apakah anda memiliki rekening bank dan pastinya anda juga memiliki ATM. Biasanya akan ada saldo ganjil dimana tidak bisa ditarik karena ATM hanya menerima nominal 50 dan 100 ribu, kamu bisa memanfaatkan saldo ganjil tersebut untuk mulai berinvestasi, yang penting "Mulai aja dulu"
Eits, anda juga berhak mendapatkan 25.000 secara otomatis dengan cara memasukkan kode referral saya, anda tidak akan mendapatkan kerugian jika menggunakan kode referral saya, dengan menggunakan kode referral saya dibawah justru anda mendapatkan saldo gratis sebesar 25.000 gimana? Bibit cukup baik buat saya pribadi dan juga memberikan kesempatan member baru mendapat tambahan saldo.
Download dan jangan lupa memasukkan kode referral "topup25ribu" tanpa tanda kutip agar anda otomatis mendapatkan tambahan saldo 25.000
Terimakasih sudah menggunakan kode referral Bibit saya, jika tidak juga tidak masalah, artinya anda melewatkan tambahan 25.000 dan saya pastikan tidak ada ruginya buat anda. Sampai ketemu pada artikel selanjutnya, silahkan berlangganan dengan cara memasukkan email anda pada halaman akhir ini.
